Konferensi Cabang PGRI Karangmojo 2025 Berjalan Lancar, Lahirkan Kepengurusan Baru yang Tangguh
Karangmojo, 4 September 2025 – Konferensi Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Karangmojo masa bakti XXIII tahun 2025–2030 berhasil diselenggarakan di Aula SMP Negeri 1 Karangmojo. Acara yang mengusung tema “Transformasi PGRI Menuju Indonesia Emas” ini dihadiri jajaran pengurus, anggota, serta tamu undangan dari berbagai lembaga pendidikan dan pemerintahan.
Meskipun dalam proses pemilihan sempat terjadi kendala teknis, berkat bimbingan dan arahan dari PGRI Kabupaten Gunungkidul, jalannya konferensi tetap berlangsung tertib, demokratis, dan penuh kebersamaan. Musyawarah yang sehat menghasilkan keputusan bersama yang dapat diterima seluruh peserta.
Hasil konferensi menetapkan susunan kepengurusan inti PGRI Cabang Karangmojo masa bakti XXIII sebagai berikut:
- Ketua: Aris Yuliyanto, S.Pd.I (SMPN 1 Karangmojo)
- Wakil Ketua I: Antoro, S.Pd.I (SDN Gedangan I)
- Wakil Ketua II: Setyo Budi Anggoro, S.Pd.SD (SDN Karangduwet III)
- Sekretaris: Bambang Rusdiyanto, S.Pd., MM (SDN Candi Baru II)
- Wakil Sekretaris: Niken Setyowati, S.Pd.I (MIN 9 Gunungkidul)
- Bendahara: Etik Nugrahawati, S.Pd.SD., M.Pd. (SDN Jetis)
Dalam sambutan perdananya, Ketua terpilih menyampaikan komitmen untuk menjadikan PGRI Karangmojo sebagai organisasi yang solid dan adaptif. Semangat kepengurusan baru akan dipandu oleh visi “TANGGUH”, yakni Tanggen, Sengguh, Ora Mingkuh.
Tanggen berarti teguh memegang prinsip. Sengguh berarti percaya diri dengan rendah hati. Ora Mingkuh berarti pantang menyerah menghadapi tantangan.
Falsafah TANGGUH diharapkan menjadi pedoman seluruh pengurus dan anggota untuk terus berjuang memajukan pendidikan, meningkatkan profesionalisme guru, serta memperkuat solidaritas demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Dengan kepengurusan baru yang terbentuk, Konferensi Cabang PGRI Karangmojo 2025 menandai awal babak baru perjuangan guru di Karangmojo. Acara ditutup dengan penandatanganan pakta integritas serta seruan semangat bersama: “Hidup Guru, Hidup PGRI, Solidaritas Yes, PGRI Karangmojo,
TANGGUH!”